MY GALERY

Selasa, 13 Mei 2008

GLOBAL WARMING

Adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan Bumi.

Suhu rata-rata global pada permukaan Bumi telah meningkat 0.74 ± 0.18 °C (1.33 ± 0.32 °F) selama seratus tahun terakhir. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) menyimpulkan bahwa, "sebagian besar peningkatan temperatur rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia"[1] melalui efek rumah kaca. Kesimpulan dasar ini telah dikemukakan oleh setidaknya 30 badan ilmiah dan akademik, termasuk semua akademi sains nasional dari negara-negara G8. Akan tetapi, masih terdapat beberapa ilmuwan yang tidak setuju dengan beberapa kesimpulan yang dikemukakan IPCC tersebut.

Model iklim yang dijadikan acuan oleh projek IPCC menunjukkan suhu permukaan global akan meningkat 1.1 hingga 6.4 °C (2.0 hingga 11.5 °F) antara tahun 1990 dan 2100.[1] Perbedaan angka perkiraan itu dikarenakan oleh penggunaan skenario-skenario berbeda mengenai emisi gas-gas rumah kaca di masa mendatang, serta model-model sensitivitas iklim yang berbeda. Walaupun sebagian besar penelitian terfokus pada periode hingga 2100, pemanasan dan kenaikan muka air laut diperkirakan akan terus berlanjut selama lebih dari seribu tahun walaupun tingkat emisi gas rumah kaca telah stabil.[1] Ini mencerminkan besarnya kapasitas panas dari lautan.

Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menyebabkan perubahan-perubahan yang lain seperti naiknya permukaan air laut, meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrim,[2] serta perubahan jumlah dan pola presipitasi. Akibat-akibat pemanasan global yang lain adalah terpengaruhnya hasil pertanian, hilangnya gletser, dan punahnya berbagai jenis hewan.

Beberapa hal-hal yang masih diragukan para ilmuan adalah mengenai jumlah pemanasan yang diperkirakan akan terjadi di masa depan, dan bagaimana pemanasan serta perubahan-perubahan yang terjadi tersebut akan bervariasi dari satu daerah ke daerah yang lain. Hingga saat ini masih terjadi perdebatan politik dan publik di dunia mengenai apa, jika ada, tindakan yang harus dilakukan untuk mengurangi atau membalikkan pemanasan lebih lanjut atau untuk beradaptasi terhadap konsekwensi-konsekwensi yang ada. Sebagian besar pemerintahan negara-negara di dunia telah menandatangani dan meratifikasi Protokol Kyoto, yang mengarah pada pengurangan emisi gas-gas rumah kaca.


LOWONGAN HOLCHIM

VACANT POSITION

Job Title : BATCHER
Directorate : RMX & Aggregates
Location : Various Location

Scope of works:
The incumbent will be responsible to realize the batching of concrete and to arrange the support facility so as ensure that the customer’s design specifications and timings are met.


Requirements:
• Education : Bachelor from Civil Engineer
• Experiences : 2 years experiences in Concrete (or like) industry and or in
Concrete technician, but Fresh Graduates are welcome to apply
• Computer Literate : MS Office (Excel, Word), SAP (preferably)
• Language : Good command of English, both oral & written
• Other qualifications :
o Good knowledge of Concrete Technology
o Good in operating a Batch Plant and support product facilities skill
o Good understanding in Concrete business
o Good interpersonal and communication skill
o Good in analytical & problem solving skills
o Excellent in Negotiation skill
o Customer Service Excellence
o Good in managing the team work, dead lines and work load


If you are interested to the position, please send your resume to:

PT Holcim Indonesia Tbk
HR Operation Dept.

recruitment-idn@holcim.com

(please indicate the position applied for on the subject field of your email)



VACANT POSITION

Job Title : FIELD TECHNICIAN
Directorate : RMC & Aggregates
Location : Jakarta

Lingkup Kerja:
Membantu tugas Technical Superintendent dalam melakukan pengetesan specimen, dan membuat laporan kualitas yang diperlukan.

Persyaratan Jabatan:
• Pendidikan : Diploma Teknik Sipil
• Pengalaman :
o Min. 1 - 3 tahun dengan pengalaman yang terkait di bidang QA/QC – R&D – Technical Support areas dari Manufaktur Beton/Semen.
o Fresh Graduates dengan pengalaman pernah terlibat di bidang/proyek yang relevan.
• Kemampuan Komputer: MS Office, Lotus Notes
• Bahasa : Nilai plus bagi yang mampu dan menguasai bahasa Inggris
dengan baik.
• Kualifikasi :
o Mampu melakukan pekerjaan pengujian beton di lapangan sesuai standar pelaksanaan pekerjaan
o Mengetahui peraturan/ketentuanpelaksanaan pengujian beton segar, pembuatan benda uji beton serta pelaksanaan prawatan benda uji beton
o Mampu bekerjasama dalam tim
o Memiliki SIM A – lebih disukai


Jika anda berminat, kirimkan lamaran dan daftar riwayat hidup, cantumkan posisi yang di lamar pada Subject Email ke:

PT Holcim Indonesia Tbk
HR Operation Dept.

recruitment-idn@holcim.com

(harap tuliskan posisi yang dilamar pada subjek email)

BANTUAN LUAR NEGERI

Program Bantuan Keberangkatan Dari dan Ke Luar Negeri adalah bantuan yang diberikan kepada perorangan yang akan berangkat dari dan ke luar negeri dan diusulkan oleh instansi atau lembaga pendidikan di lingkungan Depdiknas dimana yang bersangkutan bekerja atau instansi / lembaga yang mempunyai program sinergi dengan Depdiknas serta mahasiswa (dengan persyaratan khusus). Program ini dalam rangka mendukung peningkatan sumber daya manusia yang cerdas dan kompetitif sesuai dengan visi pendidikan nasional. Untuk tahun 2008 tersedia bagi 1250 orang : 1000 orang tersedia bagi yang akan berangkat ke luar negeri dan 250 orang tersedia bagi mahasiswa asing yang diundang ke Indonesia sebagai peserta Beasiswa Pemerintah Republik Indonesia.
PERSYARATAN
Persyaratan yang harus dipenuhi dalam mengikuti program ini adalah sebagai berikut:
1. Pegawai yang diusulkan oleh lembaga pendidikan di lingkungan Depdiknas maupun lembaga yang terkait dengan pendidikan dan ditandatangani oleh atasan
2. Mahasiswa yang diusulkan adalah mereka yang akan berangkat ke luar negeri dan tinggal di luar negeri selama minimal 1 bulan untuk kegiatan akademis dan diusulkan oleh Lembaga Perguruan Tinggi. (Program ini tidak tersedia bagi Siswa Sekolah)
3. Mengisi formulir yang sudah disediakan pada website program ini dengan mencantumkan Nomor Rekening Instansi / Lembaga dan NPWP Instansi / Lembaga yang mengusulkan, serta melengkapi dengan dokumen yang dibutuhkan sebagai berikut :
o Surat Rekomendasi Atasan
o Undangan Kegiatan
o Pas Foto
o Paspor
o Tiket / Kode Booking
4. Usulan harus diterima oleh Biro PKLN sebelum keberangkatan
JENIS KEGIATAN
Bantuan keberangkatan ini diberikan kepada mereka yang akan berangkat ke dan dari luar negeri dalam rangka kegiatan akademis yang meliputi:
1. Konferensi, Seminar, Lokakarya, Workshop
2. Short Course, Magang, dan Sertifikasi Kompetensi, Training di Luar Negeri
3. Mahasiswa Asing Penerima Beasiswa RI
4. Tenaga pengajar pada Sekolah Indonesia di luar negeri.
Jumlah bantuan sebesar Rp 2.700.000,- (Dua juta tujuh ratus ribu rupiah) untuk kawasan ASEAN dan di luar kawasan ASEAN sebesar Rp. 6.300.000,- (Enam juta tiga ratus ribu rupiah) per orang akan diberikan kepada pemohon yang telah melengkapi semua persyaratan dan lulus seleksi.

SELEKSI
1. Sistem seleksi bantuan keberangkatan ke dan dari luar negeri dilakukan setiap bulan pada minggu ke 4
2. Seleksi berdasarkan kelengkapan persyaratan administrasi calon penerima bantuan keberangkatan ke dan dari luar negeri.
3. Pelaksanaan seleksi dilakukan oleh Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (BPKLN) – Depdiknas dan sebagai koordinator adalah Kabag Fasilitasi Layanan Internasional, Biro PKLN Depdiknas.
4. Hasil seleksi diumumkan setiap akhir bulan melalui website ini.
PELAPORAN
Setiap penerima bantuan diwajibkan membuat dan mengirimkan laporan hasil kegiatan selama di luar negeri paling lambat 1 (satu) sampai 2 (dua) minggu setelah keberangkatan. Klik disini untuk melihat, membuat, dan mengirim Format Laporan.

PROSEDUR
Peserta yang berminat dapat melakukan pendaftaran online melalui website (http://bantuan.depdiknas.org) resmi Bantuan Keberangkatan dengan melampirkan informasi yang dibutuhkan.

Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi kami melalui email bantuan_pkln@diknas.go.id atau dapat menghubungi Panitia pada Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri. Telp: (021) 5724707, (021) 5711144 ext: 2610
Original Design by : seng gawe x-template.blogspot.com.

Modified by :...